Domain .ai.id Sudah Rilis, Nama Bagus Mulai Rp100 Ribu

7 menit baca

Kabar bagus buat kamu yang main di dunia kecerdasan artifisial: domain ai.id akhirnya dibuka untuk pendaftaran publik, dan harganya di Mordenhost Rp100.000 per tahun. Ekstensi ini adalah alamat khusus sektor AI Indonesia yang diresmikan lewat kolaborasi KORIKA dan PANDI pada awal Juni 2026. Setelah periode khusus pemilik merek dagang berakhir, pendaftaran kini terbuka untuk umum dengan sistem first come first served. Artinya sederhana: nama bagus yang masih kosong bisa jadi milikmu hari ini, tapi bisa juga berpindah tangan ke orang lain kalau kamu menunggu terlalu lama. Di artikel ini kami bahas tuntas apa itu .ai.id, bedanya dengan .ai, siapa yang paling butuh, sampai langkah daftarnya di Mordenhost. Kami rangkum juga jalur peluncurannya, supaya kamu paham kenapa sebagian nama besar ternyata sudah tidak tersedia lagi saat kamu cek.

Apa Itu Domain .ai.id dan Siapa yang Mengelolanya

Secara teknis, .ai.id adalah second level domain di bawah ekstensi .id, dan dialokasikan khusus untuk sektor kecerdasan artifisial. Peluncurannya diumumkan sekitar 2 Juni 2026 di Jakarta sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem AI nasional lewat Strategi Nasional Kecerdasan Artifisial.

Di baliknya ada dua institusi. KORIKA (Kolaborasi Riset dan Inovasi Industri Kecerdasan Artifisial) adalah organisasi yang mengorkestrasi kolaborasi AI antara pemerintah, industri, dan akademisi. Sementara itu, PANDI adalah pengelola resmi seluruh domain .id di Indonesia. Kombinasi keduanya menjadikan .ai.id bukan sekadar ekstensi baru di pasaran, melainkan identitas digital yang memang dirancang untuk pelaku AI Indonesia: startup, developer produk, peneliti, komunitas, sampai agensi yang menjual jasa implementasi AI.

Bedanya dengan .ai dan Ekstensi .id Lainnya

Pertanyaan yang paling sering muncul: kalau sudah ada .ai yang tenar itu, kenapa masih perlu .ai.id? Jawabannya ada di pengelola dan yurisdiksinya. Ekstensi .ai secara teknis adalah country code top level domain milik Anguilla, teritori kecil di Karibia, dan dijalankan oleh pengelola di sana. Ketenarannya memang menjulang karena dipakai banyak perusahaan AI dunia, tapi kebijakan, harga, dan proses registrasinya mengikuti aturan yang lahir di luar Indonesia.

Domain .ai.id kebalikannya. Dia berada di bawah payung .id yang dikelola PANDI, dengan verifikasi dan dukungan berbahasa lokal. Posisinya mirip ccSLD lain yang lebih dulu hadir di keluarga .id: my.id untuk personal, web.id untuk situs umum, dan or.id untuk organisasi. Kalau kamu pernah melihat alamat berakhiran semacam itu, konsepnya sama persis: satu ekstensi, satu komunitas pengguna. Bedanya, .ai.id punya fokus tunggal, yaitu ekosistem kecerdasan artifisial nasional.

Fase Sunrise dan Sistem First Come First Served

Peluncuran .ai.id tidak dilakukan serentak dalam satu hari. Fase pertama disebut Sunrise, berjalan dari 2 Juni sampai 2 Juli 2026, dan khusus untuk pemilik merek dagang terdaftar. Fase ini memberi jendela prioritas supaya pemilik merek bisa mengamankan namanya sendiri sebelum pintu dibuka lebar.

Setelah Sunrise berakhir, pendaftaran dibuka bertahap ke publik, dan hari ini kamu sudah bisa mendaftar tanpa perlu memiliki merek dagang. Yang kamu butuhkan hanya identitas yang akan diverifikasi sesuai ketentuan pengelola .id, sama seperti saat mendaftarkan ekstensi .id lain. Satu hal yang wajib dipahami: sistemnya first come first served. Calon pendaftar pertama untuk sebuah nama mendapat nama itu, tanpa negosiasi dan tanpa antrean preferensi. Karena itu nama pendek dan relevan dengan AI biasanya yang pertama habis. Kalau kamu sudah memendam sebuah nama, menunggu tidak memberikan keuntungan apa pun.

Siapa yang Paling Butuh .ai.id

Tidak semua website perlu ekstensi ini, tapi beberapa kelompok benar-benar diuntungkan. Startup AI yang sedang berburu nama domain tahu betul bahwa nama bagus di .com atau .ai sudah jarang kosong; di .ai.id persaingannya masih jauh lebih longgar. Developer yang membangun produk AI, dari chatbot sampai platform analitik, juga mendapat branding yang langsung memberi tahu pengunjung bidang usahanya.

Selain itu ada peneliti dan komunitas AI yang ingin punya rumah online khusus, serta agensi yang menjual jasa implementasi AI ke klien korporat maupun UMKM. Kalau kamu masih merintis dan baru menjajaki otomasi, mulai dulu dari panduan AI untuk bisnis UMKM kami. Kalau produkmu di ranah visual, baca juga cara membangun website jual gambar atau foto AI.

Langkah Daftar .ai.id di Mordenhost

Alurnya sederhana dan bisa selesai dalam hitungan menit dari client area Mordenhost. Ikuti lima langkah berikut:

  1. Buka halaman order domain melalui tautan Daftar domain .ai.id sekarang.
  2. Masukkan nama yang kamu incar pada kolom pencarian, lalu pilih ekstensi .ai.id untuk melihat ketersediaannya.
  3. Jika namanya masih tersedia, tambahkan ke keranjang dan selesaikan pembayaran Rp100.000 untuk registrasi satu tahun.
  4. Selesaikan verifikasi identitas sesuai ketentuan pengelola .id. Ini bagian standar dari registrasi domain .id dan biasanya cepat selama data yang kamu isi benar.
  5. Setelah domain aktif, atur DNS langsung dari panel Mordenhost: arahkan ke hosting yang kamu pakai atau ke layanan lain sesuai kebutuhan, karena kendali penuh ada di tanganmu.

Satu saran praktis: siapkan dua sampai tiga alternatif nama sebelum mulai mencari. Dengan sistem first come first served, pencarian pertama tidak selalu berakhir di nama impian, dan kamu tidak ingin kehilangan momentum hanya karena harus memikirkan nama cadangan dari nol. Coba variasi singkat, singkatan yang relevan, atau gabungan dua kata yang masih nyaman diucapkan dan diketik.

Harga dan Yang Kamu Dapatkan

Di Mordenhost, domain .ai.id dijual Rp100.000 untuk registrasi satu tahun. Ketersediaan nama bisa kamu cek langsung di halaman order sebelum membayar, dan setelah domain aktif, seluruh pengaturan DNS dikelola dari panel kami tanpa perlu tool tambahan. Menjelang masa aktifnya habis, kamu bisa memperpanjang dari panel yang sama tanpa proses daftar ulang. Dan karena registrarnya lokal, kendala verifikasi atau DNS bisa kamu tanyakan langsung ke tim support yang paham konteks domain .id.

Domain baru akan jauh lebih berguna kalau ada isinya. Kalau kamu belum punya hosting, paket Cloud Hosting kami siap dipakai untuk situs produk atau company profile. Kalau ingin tampil profesional sejak korespondensi pertama, panduan membuat email bisnis dengan domain sendiri bisa langsung kamu praktikkan.

Tabel: .ai.id vs .ai vs .com Singkat

Supaya gampang memutuskan, berikut ringkasan ketiga opsi dalam satu tabel. Kolom harga .ai.id kami isi sesuai tarif Mordenhost saat artikel ini ditulis, sedangkan .ai dan .com harganya bergerak mengikuti registrar dan musim promo, jadi cukup ditulis bervariasi.

Aspek.ai.id.ai.com
PengelolaPANDI dan KORIKA (Indonesia)Pengelola di AnguillaPengelola global
FokusEkosistem AI IndonesiaBisnis AI globalUmum, semua industri
Harga per tahunRp100.000 di MordenhostBervariasiBervariasi
Cocok untukStartup dan pelaku AI lokalPerusahaan AI internasionalBisnis umum dan brand global

Ketiganya tidak saling meniadakan; banyak perusahaan akhirnya memegang beberapa ekstensi sekaligus untuk melindungi brand. Tapi kalau anggaranmu terbatas dan target pasarmu ada di Indonesia, kolom pertama jelas yang paling relevan untuk diprioritaskan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Empat pertanyaan ini yang paling sering muncul sejak .ai.id dibuka untuk publik. Kalau pertanyaanmu belum terjawab di sini, tim Mordenhost siap membantu lewat WhatsApp di bagian penutup artikel.

Apa bedanya .ai.id dengan .ai?

.ai dikelola di luar Indonesia dan dipakai global. .ai.id ekstensi resmi Indonesia dari PANDI dan KORIKA, didesain khusus untuk ekosistem AI nasional, dengan harga rupiah dan dukungan lokal.

Berapa harga domain .ai.id di Mordenhost?

Seratus ribu rupiah per tahun. Harga itu mencakup registrasi nama selama satu tahun, dan kamu bisa langsung mengecek ketersediaan nama yang diinginkan di halaman order domain Mordenhost.

Apakah bisnis AI wajib memakai .ai.id?

Tidak wajib. Ekstensi ini pilihan branding, bukan syarat teknis. Website AI tetap bisa jalan di .com atau .id, tetapi .ai.id langsung mengomunikasikan fokus AI-mu ke pengunjung dan mitra.

Bagaimana kalau nama yang saya mau sudah diambil?

Sistemnya first come first served, jadi nama yang sudah terdaftar tidak bisa dipaksa pindah. Carilah variasi lain, misalnya menambah kata kerja atau nama kota, lalu amankan alternatif terbaikmu secepat mungkin.

Intinya, .ai.id adalah pintu yang jarang terbuka dua kali: ekstensi baru dengan fokus jelas dan harga Rp100.000 per tahun. Nama bagus di ekstensi baru biasanya habis paling cepat di fase awal, dan sistem first come first served tidak memberi pengecualian bagi yang terlambat. Kalau kamu sudah punya kandidat nama di kepala, cek ketersediaannya sekarang juga di halaman Daftar domain .ai.id sekarang. Masih bingung memilih nama atau butuh second opinion? Chat tim Mordenhost lewat WhatsApp, nanti kami urun pikir bareng.

TM
Tim Mordenhost
Editorial