Cara Pasang More MCP di WordPress

5 menit baca
Cara Pasang More MCP di WordPress

Sudah baca pengenalan More MCP dan mau langsung coba? Panduan ini membahas langkah demi langkah dari instalasi sampai AI assistant kamu bisa "ngobrol" dengan WordPress, sekitar 10 menit kalau semua syarat sudah terpenuhi, sedikit lebih lama kalau kamu perlu mengatur ulang permalink atau sertifikat SSL dulu.

Sebelum Mulai: Cek 3 Hal Ini

Ketiga syarat ini bukan formalitas, masing-masing menyangkut bagian inti dari cara plugin ini bekerja, jadi lebih cepat dicek di awal daripada mentok di tengah instalasi:

  1. Versi PHP situs kamu minimal 7.4 (idealnya 8.0 ke atas). More MCP memakai fitur bahasa yang tidak tersedia di PHP versi lama, jadi kalau situsmu masih di PHP 5.x atau 7.3 ke bawah, plugin tidak akan aktif sama sekali. Cek lewat cPanel → MultiPHP Manager, atau tanya support hosting kamu kalau tidak yakin caranya.
  2. HTTPS sudah aktif dan sertifikatnya valid. OAuth 2.0 memang sengaja dirancang untuk menolak jalan di koneksi HTTP biasa, ini standar keamanan industri, bukan batasan khusus dari More MCP, supaya token otorisasi tidak bisa disadap di jalan.
  3. Permalink WordPress bukan format default. More MCP mendaftarkan endpoint lewat REST API WordPress, dan endpoint itu butuh struktur permalink yang "cantik" untuk bisa dikenali. Buka Settings → Permalinks, pilih struktur "Post name", lalu klik Save.

Kalau salah satu dari tiga syarat ini belum terpenuhi, plugin tetap bisa diaktifkan tapi sebagian fiturnya tidak akan jalan dengan benar, biasanya muncul sebagai error otorisasi atau endpoint tidak ditemukan, yang dibahas di bagian troubleshooting di bawah.

Langkah 1: Download dan Upload Plugin

  1. Download More MCP dari github.com/mordenhost/more-mcp, klik tombol hijau Code, lalu pilih Download ZIP. File yang kamu dapat berisi seluruh source code plugin dalam satu folder terkompresi.
  2. Masuk wp-admin, buka Plugins → Add New → Upload Plugin.
  3. Pilih file ZIP yang baru kamu download, klik Install Now, lalu Activate.

Karena plugin ini belum ada di direktori WordPress.org, kamu tidak akan menemukannya lewat pencarian di dalam wp-admin, proses upload manual di atas memang satu-satunya jalur instalasi untuk sekarang.

Langkah 2: Aktifkan Server MCP

  1. Buka menu More MCP → Settings di sidebar wp-admin.
  2. Aktifkan toggle Enable MCP Server.
  3. Pilih metode autentikasi: OAuth 2.0 (direkomendasikan, lebih aman, token bisa kamu cabut kapan saja tanpa ganti password) atau API Key (lebih simpel, cocok untuk testing cepat atau automation server-to-server).
  4. Catat endpoint yang muncul di layar, formatnya kurang lebih: https://situskamu.com/wp-json/more-mcp/v1/mcp. Simpan alamat ini di tempat yang gampang diakses, karena kamu akan memasukkannya lagi persis di Langkah 3.

Kalau kamu ragu pilih OAuth atau API key: OAuth lebih aman untuk pemakaian jangka panjang karena tokennya bisa kedaluwarsa otomatis dan dicabut kapan saja tanpa mengganti kredensial utama. API key lebih cocok untuk kebutuhan sesaat, misalnya kamu cuma mau testing cepat sebelum memutuskan pakai plugin ini secara permanen. Kamu bisa ganti metode ini kapan saja lewat halaman Settings yang sama tanpa perlu menginstal ulang plugin.

Langkah 3: Hubungkan ke Claude atau ChatGPT

Di Claude Desktop (atau client MCP lain yang mendukung custom connector):

  1. Buka Settings → Connectors → Add custom connector.
  2. Masukkan endpoint dari Langkah 2.
  3. Pilih metode autentikasi yang sama dengan yang kamu aktifkan tadi, lalu ikuti alur otorisasi yang muncul.
  4. Setelah terhubung, coba perintah simpel dulu, misalnya: "Tampilkan 5 postingan terbaru di WordPress saya."

Kalau AI berhasil menampilkan daftar postingan, koneksi kamu sudah berhasil. Untuk ChatGPT atau client MCP lain, langkahnya mirip, beda hanya di menunya.

Contoh Perintah yang Bisa Langsung Kamu Coba

Setelah koneksi berhasil, ini beberapa contoh perintah untuk memastikan tools-nya benar-benar jalan sebelum kamu percaya penuh untuk pekerjaan sehari-hari:

  • "Buatkan draft postingan baru berjudul 'Promo Akhir Bulan' dengan isi singkat, simpan sebagai draft, jangan publish dulu."
  • "Cari semua gambar di media library yang belum punya alt text."
  • "Tampilkan 10 komentar terbaru yang masih menunggu moderasi."
  • "Kalau WooCommerce aktif: tampilkan 5 produk dengan stok di bawah 10."
  • "Cek apakah ada error di log PHP dalam 24 jam terakhir."
  • "Update meta description untuk artikel dengan slug tertentu."

Mulai dari perintah yang aman dan bisa dibatalkan (seperti membuat draft, bukan langsung publish) sebelum mencoba perintah yang mengubah data secara permanen. Cara paling gampang membedakannya: perintah yang cuma "menampilkan" atau "mencari" data selalu lebih aman dicoba lebih dulu dibanding perintah yang "menghapus", "mengubah harga", atau "mempublikasikan" sesuatu, karena efeknya lebih mudah dibalik kalau ternyata hasilnya tidak sesuai harapan.

Kalau Ada Error, Cek Ini Dulu

  • Endpoint tidak ditemukan (404), biasanya permalink belum ter-refresh. Buka lagi Settings → Permalinks, klik Save sekali lagi meski tidak ada yang diubah.
  • Otorisasi gagal terus-menerus, pastikan HTTPS situs aktif dan sertifikatnya valid. OAuth memang sengaja tidak jalan di koneksi HTTP biasa demi keamanan.
  • Tools yang muncul lebih sedikit dari yang diharapkan, cek apakah plugin terkait (WooCommerce, Elementor, dan seterusnya) memang aktif. More MCP mendeteksi otomatis, tidak perlu diaktifkan manual.
  • Kena rate limit, defaultnya 60 request per menit per IP, biasanya sudah cukup longgar untuk pemakaian normal sehari-hari. Kalau kena terus, kemungkinan ada automation lain yang memanggil endpoint yang sama berulang kali.
  • AI bisa connect tapi semua perintah ditolak, cek role user yang dipakai untuk otorisasi. More MCP tetap tunduk pada capability WordPress, jadi user dengan role Subscriber atau Contributor memang tidak akan bisa menjalankan aksi yang butuh izin lebih tinggi.

Setelah Terhubung, Apa Selanjutnya?

Jangan langsung kasih akses penuh di hari pertama. Mulai dari tugas kecil dan bisa dibatalkan, bikin draft, cek status situs, baca data, sebelum mempercayakan tugas yang mengubah data secara permanen seperti menghapus komentar massal atau mengubah harga produk. Kalau kamu kelola situs untuk klien, pertimbangkan bikin akun WordPress terpisah khusus untuk koneksi AI dengan role yang dibatasi, supaya jejak audit-nya jelas terpisah dari aktivitas admin biasa.

Batasi Akses Kalau Kamu Ragu

Kalau kamu belum nyaman AI bisa menghapus plugin atau mengubah tema situs, jangan aktifkan 10 "high-impact tools" di pengaturan. Secara default, tools tersebut memang mati sampai kamu izinkan sendiri secara eksplisit.

Selanjutnya

Belum tahu apa itu More MCP dan kenapa harus pakai ini? Baca dulu pengenalannya. Masih mau bandingkan dengan plugin MCP lain sebelum commit? Baca 4 plugin MCP WordPress terbaik.

TM
Tim Mordenhost
Editorial